liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
Bank Sumut Bidik Dana IPO Rp 1,49 Triliun, untuk Apa Saja?

PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara siap menggelar penawaran umum perdana (IPO) saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah mendapat izin dari Dewan Jasa Keuangan.

Mengacu pada prospektus yang dipublikasikan, bank milik Pemda Sumut itu akan menerbitkan 2,93 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp 250 per saham.

Jumlah saham yang dikeluarkan maksimal 23% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan. Perseroan membuka harga penawaran Rp 350 – Rp 510 per saham.

Dari penawaran saham tersebut, perseroan menargetkan dapat menghimpun dana segar hingga Rp 1,49 triliun. Bank Sumut akan tercatat dengan kode saham BSMT dan berlangsung di bursa pada awal Februari.

Seluruh dana hasil IPO, setelah dikurangi biaya emisi, akan digunakan sekitar 80% untuk modal kerja perseroan guna mendukung ekspansi bisnis perseroan antara lain pinjaman modal kerja, pinjaman investasi dan pinjaman konsumsi.

Selanjutnya, sekitar 20% akan digunakan untuk perluasan jaringan dan pengembangan teknologi informasi untuk mendukung kegiatan bisnis perusahaan termasuk layanan digital. Sementara itu, sekitar 10% belanja modal meliputi belanja aset sewa berupa pembukaan atau perpanjangan sewa unit kantor, unit pelayanan, renovasi gedung, dan infrastruktur teknologi informasi.

Kemudian, sekitar 10% dari beban usaha berupa pengembangan jaringan ATM, pengembangan layanan digitalisasi, peningkatan sistem keamanan, dan pengembangan teknologi informasi lainnya dengan skema managed service.

Selain itu, perseroan juga menggelar program MESOP maksimal 259,79 juta atau maksimal 2,64% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Pada saat pengumuman RUPS tentang penambahan modal untuk program alokasi saham untuk Manajemen dan Karyawan Perusahaan atau MESOP. Atau setara dengan 2,00% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

Harga pelaksanaan Program MESOP akan ditentukan berdasarkan peraturan bursa, yaitu sebesar 90% dari rata-rata harga penutupan saham perseroan dalam waktu 25 hari sebelum permohonan pendaftaran program MESOP.

Dalam aksi korporasi ini, perseroan menunjuk empat penjamin emisi yaitu BRI Danareksa Sekuritas, UOB Kay Hian Sekuritas, RHB Sekuritas Indonesia dan Aldiracita Sekuritas Indonesia.

Sebelumnya, Bank Sumut telah memperoleh pernyataan pra efektif dari OJK pada 3 Januari 2023 untuk diumumkan ke publik. Direktur Keuangan dan Teknologi Informasi Arieta Aryanti mengatakan, rencana pelepasan saham perdana Bank Sumut di bursa merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kinerja dan aset bank milik masyarakat Sumut tersebut. sebagai memperkuat pemerintahan. dan penerapan manajemen risiko.

“Dengan kinerja keuangan yang menghasilkan keuntungan meningkat, diharapkan kontribusi pendapatan asli daerah (PAD) juga meningkat,” kata Arieta, dalam keterangan resmi, Rabu (4/1).

Berikut jadwal IPO Bank Sumut:

Periode Penawaran Awal : 5 – 18 Januari 2023 Tanggal Efektif Pernyataan Pendaftaran dari OJK : 30 Januari 2023 Masa Penawaran Umum : 1 – 3 Februari 2023 Tanggal Penjatahan : 3 Februari 2023 Tanggal Distribusi Saham Secara Elektronik : 6 Februari 2023 Pencatatan Saham di Bursa Efek Indonesia : 7 Februari 2023