liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Bos GOTO Buka Data Gaji Level Manajemen, Apakah Paling Tinggi?

Penerbit teknologi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), buka-bukaan soal beban gaji manajemen yang relatif tinggi dibandingkan perusahaan lain dengan bidang usaha yang sama.

Per September 2022, mengacu pada publikasi internal, GOTO tercatat membayar gaji manajemen sebesar Rp 29,4 miliar dengan laba bersih Rp 8 triliun. Dengan gaji sebesar itu, Chief Executive Officer GoTo Andre Sulistyo mengatakan, manajemen tidak akan menerima bonus, royalti, atau kompensasi lain berdasarkan keuntungan perusahaan.

“Sebagian besar kompensasi manajemen GoTo adalah kompensasi berbasis saham, yaitu non tunai dan berbasis kinerja,” kata Andre, dalam keterangan tertulis yang dikutip Kamis (15/12).

Menurut Andre, gaji dan tunjangan yang kompetitif merupakan faktor penting dalam merekrut dan mempertahankan manajemen profesional. Ia juga menambahkan, gaji manajemen GoTo dinilai setara dengan perusahaan sejenis lainnya.

Sebagai gambaran, jika dibandingkan dengan perusahaan teknologi yang juga menjadi penerbit, tercatat mereka membayar upah tunai sebesar Rp 22,9 miliar dengan laba bersih Rp 2,6 triliun. Kemudian, beban gaji perusahaan transportasi Tbk tercatat sebesar Rp 23,9 miliar. Perusahaan FMCG lainnya membayar gaji Rp 61,1 miliar, dan Bank BUMN Tbk Rp 199,4 miliar.

Jika dibandingkan total beban pendapatan bersih GoTo dengan perusahaan sejenis, menurut Andre, jumlahnya masih sama.

“Selain itu, meski sebagian manajemen juga memiliki saham perseroan, tidak ada pembagian dividen seperti pemegang saham perseroan lainnya,” kata Andre.

Andre juga menambahkan, ke depannya perseroan akan mengurangi strategi “membakar uang” dan fokus pada monetisasi dan pengembangan produk.

“Serta mengoptimalkan biaya operasional yang memungkinkan GoTo beroperasi lebih efisien. Perseroan memiliki berbagai opsi yang akan dijajaki secara oportunistik dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi makro, pasar modal, dan kebutuhan perseroan,” tambah Andre.

Seperti yang Anda ketahui, belakangan ini saham GOTO sedang menjadi sorotan. Kinerja saham dekacorn emiten teknologi ini tertekan setelah berakhirnya masa lock-up saham.

Untuk November lalu, GOTO melaksanakan Pemutusan Hubungan Kerja (HK) terhadap 1.300 karyawan atau 12% dari total tenaga kerja perusahaan dalam waktu dekat. Manajemen GoTo mengatakan, langkah ini diambil karena perseroan berupaya melakukan efisiensi finansial.