liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Saham GOTO Terus Menghijau di Awal Tahun 2023, Bagaimana Selanjutnya?

Penerbit teknologi, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) merealisasikan penggunaan dana hasil penawaran umum perdana (IPO) sebesar Rp 10,13 triliun pada Selasa (17/1). Jadi, saat ini saldo dana IPO Rp 3,44 triliun dari total dana yang diperoleh dari aksi korporasi Rp 13,7 triliun.

Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) secara detail, sudah terealisasi Rp3,35 triliun untuk modal kerja GOTO. Belakangan, perseroan juga melepas Rp 4,07 triliun untuk investasi di PT Tokopedia.

Selanjutnya, GOTO juga menggunakan dana IPO sebesar Rp 2,15 triliun untuk investasi di PT Dompet Anak Bangsa atau Gopay.

Nantinya, Rp 274,8 miliar digunakan GOTO untuk investasi di Velox Digital Singapore Pte. Ltd., dan sisanya sebesar Rp 273,9 miliar digunakan untuk penyertaan pada Saham Gabungan Perdagangan Teknologi Go Viet. Jika dijumlahkan, total realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum mencapai Rp 10,13 triliun.

Sedangkan rencana penggunaan dana di PT Multifinance Anak Bangsa merupakan satu-satunya rencana yang belum direalisasikan oleh GOTO.

Seperti diketahui, GOTO mendapatkan dana Rp 13,7 triliun dari IPO setelah menerbitkan 40.615.056.000 saham seri A yang mewakili sekitar 3,43% dari modal ditempatkan dan disetor dengan harga Rp 338 per saham. Saham emiten hasil merger Gojek dan Tokopedia pertama kali masuk bursa pada 11 April 2022.

Merujuk pada rencana penggunaan dana hasil penawaran umum, Rp4,07 triliun akan digunakan untuk modal kerja GOTO.

Lalu, Rp 4,07 triliun untuk partisipasi di Tokopedia, Rp. 3,39 triliun untuk partisipasi Dompet Anak, dan Rp. 678,7 miliar untuk investasi di PT Multifinance Anak Bangsa.

Kemudian, Rp 678,7 miliar akan digunakan untuk penyertaan modal di Velox Digital Singapore Ltd., dan Rp 678,72 miliar di Go Viet Technology Trading Joint Stock Company.

Pada perdagangan Selasa, harga saham GOTO naik 6,54% menjadi Rp 114 per saham dengan kapitalisasi pasar Rp 135,04 triliun.