liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
ronin86
cocol77
cocol77
cocol77
maxwin138
IHSG Terkoreksi di Sesi Pertama, Saham Emiten Teknologi Kompak Naik

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah dengan penurunan sebesar 0,16% menjadi 6.934 pada sesi I perdagangan Jumat (28/4). Meskipun terkoreksi, saham-saham teknologi telah menguat di wilayah positif.

Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai transaksi saham hari ini tercatat Rp 5,42 triliun dengan volume 9,41 miliar saham dan frekuensi 702.388 kali.

Analis Magic Sekuritas Ratih Mustikoningsih mengatakan, IHSG hari ini diprediksi bergerak dengan berbagai cara di kisaran 6.865 hingga 7.018. Untuk katalisnya seperti Kementerian Keuangan yang melaporkan penerimaan cukai hasil tembakau atau rokok pada triwulan I tahun 2023 tercatat sebesar Rp55,24 triliun.

“Sementara Indeks Harga Konsumen (IHK) periode April 2023 diperkirakan akan mengalami inflasi sebesar 0,23%,” ujarnya dalam risetnya, Jumat (28/4).

Tercatat 253 saham terkoreksi, 248 saham menguat, dan 209 saham tidak bergerak. Sedangkan kapitalisasi pasar IHSG hari ini sebesar Rp9.843,48 triliun.

Kinerja IHSG tersebut bertolak belakang dengan kurs bursa saham di Asia yang sebagian besar berada di zona hijau saat ini. Sementara itu, Nikkei 225 naik 1%, Hang Seng naik 0,67%, dan Shanghai Composite naik 0,62%. Sementara itu, Straits Times turun 0,24%.

Sedangkan sektor perdagangan pasar saham Indonesia mayoritas berada di zona hijau. Dipimpin oleh sektor teknologi yang meningkat menjadi 1,76%. Untuk saham di sektor teknologi misalnya, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) naik 5,05% atau 5 poin menjadi Rp 104 per saham.

Selanjutnya, PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) naik 4,27% atau 10 poin menjadi Rp 244 per saham. Terakhir, PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) naik 2,67% atau 20 poin menjadi Rp 770 per saham.

Sektor saham yang berada di zona hijau yaitu sektor teknologi naik 1,76%, sektor transportasi naik 1,13%, dan sektor kesehatan naik 0,66%.

Kemudian sektor energi naik 0,29%, sektor industri dasar naik 0,35%, sektor non primer naik 0,44%, sektor real estate naik 0,45%, sektor primer naik 0,09%, dan sektor keuangan naik 0,03%. Sedangkan saham sektor infrastruktur turun 0,20% dan sektor industri turun 1,99%.