liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
master38
Lo Kheng Hong Raih Penghargaan Sebagai Inspiring Investor

Sosok Lo Kheng Hong sudah tidak asing lagi di dunia saham. Investor berpengalaman yang kerap disapa Warren Buffet asal Indonesia ini baru saja mendapat penghargaan.

Lo Kheng Hong begitu ia biasa disapa terpilih sebagai Inspiring Investor dari Sinarmas Asset Management. Penghargaan tersebut diraihnya dalam acara Investor Appreciation Night dan Market Outlook: Journey to Recover yang diadakan pada Kamis malam (19/1).

“Bapak Lo Kheng Hong dipilih sebagai Investor Inspiratif oleh Sinarmas Asset Management karena sosoknya yang menginspirasi masyarakat. Karakternya yang rendah hati dan sering menyampaikan dialog yang bergizi selalu menjadi acuan bagi seluruh investor dalam beraktivitas di pasar modal Indonesia,” ujar Direktur Utama Asset Management Sinarmas Alex Setyawan WK kepada katadata.co.id, Jumat (20/1).

Lo Kheng Hong mulai berinvestasi di pasar saham saat berusia 30 tahun. Dia masih bekerja di bank ketika dia menjadi investor saham. Kemudian dia berhenti dari pekerjaannya dan memutuskan untuk menjadi investor penuh waktu pada usia 37 tahun.

“Kenapa saya berhenti, karena saya ingin fokus karena saat bekerja kepala saya banyak yang pusing. Ada target direktur yang harus saya penuhi, saya harus melayani pelanggan, makanya saya keluar supaya bisa fokus,” ujarnya. ujar seperti dikutip dari podcast bersama Syailendra Capital.

Tujuh tahun perjalanan investasinya, sosok legendaris di pasar modal Indonesia ini mengaku sudah cukup untung hingga berani berhenti bekerja. Hingga saat ini, Lo Kheng Hong tidak hanya tidak bosan menjadi investor, tetapi juga semakin menyukainya setiap hari dan semakin tertarik padanya.

“Karena menjadi investor saham di BEI sangat menyenangkan dan menyenangkan, kami hidup santai tapi menghasilkan banyak uang. Bahkan ketika ditanya kapan harus berhenti? Saya akan menjadi investor saham sampai akhir hayat, sampai dipanggil oleh pihak berwajib,” kata pria kelahiran 20 Februari 1959 itu.

Salah satu strategi sukses Lo Kheng Hong sebagai investor individu adalah dengan memegang saham di perusahaan besar yang kinerjanya jelas dan terus berkembang.

“Ketika kita memiliki saham perusahaan yang hebat, kita tidur dan dapat menghasilkan lebih banyak uang daripada orang yang bekerja keras. Tidur saja,” katanya.

Ia pun memilih menjadi investor saham ketimbang membangun bisnisnya sendiri. Karena menurutnya dengan memegang saham tersebut, Lo Kheng Hong seolah sudah memiliki perusahaan besar.