liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
ronin86
cocol77
cocol77
cocol77
maxwin138
MASTER38 MASTER38 MASTER38 MASTER38 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 COCOL88 COCOL88 COCOL88 COCOL88 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 ZONA69 ZONA69 ZONA69 NOBAR69 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38
SLOT GACOR HARI INI SLOT GACOR HARI INI
BOSSWIN168 BOSSWIN168
BARON69
COCOL88
MAX69 MAX69 MAX69
COCOL88 COCOL88 LOGIN BARON69 RONIN86 DINASTI168 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 MABAR69 COCOL88
ronin86
bwtoto
bwtoto
bwtoto
master38
Logo

Perusahaan yang menjalankan bisnis teknologi informasi, PT Indosterling Technomedia Tbk (TECH), membenarkan bahwa komisaris utama perusahaan tersebut, Sean William Henley, ditangkap pihak berwajib terkait tindak pidana perbankan.

Direktur Utama TECH, Galuh Damarjati Abdullah mengungkapkan, William Henley ditangkap di rumahnya pada Kamis malam 6 Juli 2023 di Jakarta Utara. Ia dibawa ke Rutan Salemba untuk menjalani hukumannya.

Sean divonis mati berdasarkan putusan Mahkamah Agung Nomor: 5937 K/Pid.Sus/2022 tanggal 28 November 2022 yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

“Secara hukum ia divonis melakukan tindak pidana perbankan karena melanggar Pasal 46 dan Pasal 16 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan,” kata Galuh dalam penjelasannya kepada BEI, dikutip. pada Kamis (13/7).

Galuh menambahkan, nantinya Sean William Henley akan dimintai pertanggungjawaban atas putusan tindak pidana perbankan tersebut dengan menjalankan hukuman sesuai putusan.

Dia menegaskan, tidak ada dampak material terhadap operasional perusahaan karena operasional tidak berdampak langsung terhadap pemberitaan ini.

Sebagai informasi, Indosterling Technomedia 37% dimiliki oleh PT Indosterling Sarana Investasi sebagai pengendali.

Kemudian, PT KB Valbury Sekuritas dengan kepemilikan 23,19%, UOB Kay Hian 9,17%, OCBC Securities 7,95%. Pemegang saham publik adalah 21,92%.

William Henley adalah pendiri dan Ketua Grup IndoSterling, induk perusahaan dari diversifikasi bisnis Indosterling dari sektor keuangan hingga teknologi informasi.

Sean sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri karena gagal membayar produk High Yield Promissory Note (HYPN).

COCOL88 GACOR77 RECEH88 NGASO77 TANGO77 PASUKAN88 MEWAHBET MANTUL138 EPICWIN138 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21