liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
ronin86
cocol77
cocol77
cocol77
maxwin138
MASTER38 MASTER38 MASTER38 MASTER38 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 COCOL88 COCOL88 COCOL88 COCOL88 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 ZONA69 ZONA69 ZONA69 NOBAR69 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38
SLOT GACOR HARI INI SLOT GACOR HARI INI
Logo

Wakil Menteri BUMN Pahala Nugraha Mansury mengatakan PT Pertamina Hulu Energi atau PHE berencana melepas 5%-10% sahamnya dalam penawaran umum perdana (IPO) tahun ini.

Jumlah tersebut lebih rendah dari estimasi pelepasan 10%-15% saham perseroan yang disampaikan Direktur Utama PT PHE Wiko Migantoro pada akhir tahun lalu.

Pahala mengatakan, Kementerian BUMN telah menyelesaikan pendaftaran tahap pertama dan kedua ke OJK. Selanjutnya, perseroan akan memaparkan kisaran harga IPO yang diperkirakan akan rampung dalam waktu dekat.

“Antara 5% sampai 10% saham kita terbitkan,” kata Pahala di Gedung Nusantara I DPR, Jakarta, Kamis (15/6).

Subholding hulu PT Pertamina dikabarkan mengincar dana IPO baru untuk membayar utang dan belanja modal (capex).

Mengutip Reuters, PHE memulai roadshow edukasi investor pada akhir Maret jelang IPO. PHE menargetkan dana jumbo hingga US$ 2 miliar dalam aksi korporasi ini.

Pahala menolak membeberkan detail jumlah dana yang ditargetkan saat dikonfirmasi wartawan. “Untuk targetnya, kami akan melihat pasar,” katanya.

Kementerian BUMN selama ini telah menjalin kerjasama dengan lembaga keuangan dan perbankan dalam dan luar negeri seperti Citibank, JPMorgan Chase & Co, Credit Suisse, Mandiri Sekuritas hingga Danareksa sebagai advisor atau penasehat PHE sebelum melaksanakan IPO.

Lebih lanjut, Pahala juga belum memberikan kepastian mengenai syarat-syarat pelaksanaan IPO PHE. Menurutnya, Kementerian BUMN dan Pertamina masih menunggu waktu dan momentum yang tepat untuk mendapatkan hasil yang optimal.

“Dalam aksi korporasi di pasar modal, harus menunggu waktu yang tepat,” kata Pahala.

Sebelumnya, Pahala menyebut PHE memiliki utang US$ 4,5 miliar atau setara Rp 70,2 triliun (kurs Rp 15.600). Sedangkan kebutuhan belanja modal US$ 4 miliar – US$ 6 miliar (Rp 60 triliun – Rp 90 triliun) per tahun.

Total belanja modal diproyeksikan meningkat menjadi US$ 15 miliar atau Rp 234 triliun pada 2024. IPO tersebut merupakan salah satu upaya perseroan untuk menambah sumber pendanaan dari luar holding PT Pertamina.

Menurutnya, karena Pertamina kini harus menanggung beban keuangan yang berat. “Utang US$ 4,5 miliar. Sehingga IPO menjadi suatu keharusan bagi PHE untuk menghimpun dana melalui pasar modal. Kalau terlalu mengandalkan utang, tidak baik,” kata Pahala usai Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi VI DPR di Jakarta, Rabu (12/7/2022).