liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
PPKM Diberhentikan, Analis Prediksi Saham-Saham Ini Bisa Moncer

Akhir tahun ini, ia berencana mengakhiri Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM. Analis menilai kebijakan ini akan meningkatkan kinerja emiten saham. Terutama di sektor pariwisata seperti hotel dan pusat perbelanjaan.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Joko Widodo berencana menghentikan PPKM pada akhir tahun ini. Pasalnya, penyebaran Covid-19 terus menurun.

Jokowi mengatakan setiap hari kasus positif kini mencapai 1.200 orang per hari. Angka tersebut jauh lebih rendah saat varian Delta dan Omicron menyerang.

Selain itu, pemerintah dikabarkan berencana menutup RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran pada 31 Desember 2022.

Pasalnya, kasus positif Corona terus menurun sehingga jumlah pasien yang dirawat terus berkurang. Penghentian operasional RS Wisma Atlet diatur dalam surat bernomor kop B.404.N/KA BNPB/PD.01.02/11/202 yang ditandatangani Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto.

Pengamat Pasar Modal dan Founder Traderindo.com Wahyu Laksono mengatakan penghentian PPKM merupakan sentimen yang sangat positif.

“Kita sudah buka kembali endemik, konser sudah dibuka, jalanan sangat ramai, mobilitas tinggi lagi. Orang-orang sudah jelas dan kita harus bersyukur dan merayakan akhir tahun ini dengan penuh peluang dan peluang baik dari segi ekonomi, sosial dan budaya,” kata Wahyu kepada Katadata.co.id, Jumat (23/12).

Sementara itu, kata Wahyu, penghentian PPKM merupakan jalan bagi sektor primer, non primer, pengangkutan, dan logistik untuk meningkatkan pendapatan dan mencatatkan kinerja yang sukses.

Wahyu juga merekomendasikan beberapa saham dari sektor konsumen seperti PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS), dan PT Matahari Department Store Tbk (LPPF).

Untuk sektor perhotelan, PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) dan PT Champ Resto Indonesia Tbk (ENAK) direkomendasikan.

Tak hanya itu, momentum tahunan seperti Natal dan Tahun Baru (Nataru) diyakini akan meningkatkan konsumsi masyarakat. Hal ini dapat membantu pertumbuhan sektor saham seperti sektor ritel.

Head of Capital Sekuritas Main Services Research Cheryl Tanuwijaya mengatakan, momen tahunan Nataru bisa menjadi sentimen positif bagi kinerja saham.

“Sentimen positif, meski PPKM, mobilitas masyarakat meningkat ke level sebelum pandemi. Selain itu, sudah hampir dua tahun sejak orang mengurangi pergerakan mereka,” kata Cheryl.

Cheryl juga menambahkan jika PPKM dihentikan total akan meningkatkan kinerja sektor retail.

“Kalau PPKM ditiadakan sama sekali oleh pemerintah, tentu masyarakat akan memanfaatkannya untuk mengadakan berbagai perayaan Natal dan Tahun Baru dan tentunya penggunaan masyarakat juga akan meningkat. Sehingga jika kebijakan ini direalisasikan akan meningkatkan penjualan produsen retail,” lanjutnya.

Sementara itu, Cheryl menyarankan untuk membeli saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) dengan nilai terdekat 1.400, take profit 1.550 dan stop loss 1.380. Kemudian PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) dengan nomor terdekat 466-470, take profit 520 dan stop loss 450.

Cheryl meyakinkan, Analis Riset Ekuitas PT Henan Putrihai Securities, Jono Syafei mengatakan, pada musim liburan menjelang Nataru, tingkat hunian pusat perbelanjaan dan hotel cukup tinggi. Sehingga tentunya berdampak baik bagi kinerja penerbit di sektor tersebut.

“Prakiraan tahun 2023 tumbuh positif mulai tahun ini, karena pariwisata terus meningkat sejalan dengan rencana pemerintah menghapus PPKM,” kata Jono.

Jono pun menyarankan pelaku pasar modal untuk mencermati saham PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) dengan mengambil untung 600.