liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Saham Emiten Batu Bara Ini Diuntungkan Perppu Ciptaker

Pemerintah menetapkan aturan yang dianggap memudahkan pengusaha batu bara melakukan kegiatan hilirisasi melalui insentif pungutan biaya produksi atau royalti 0%. Ketentuan ini tertuang dalam Pasal 128A Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja (Perppu Ciptaker) yang dikukuhkan Presiden Joko Widodo pada 30 Desember 2022.

Royalti 0% untuk perusahaan batubara yang melakukan hilirisasi batubara di dalam negeri dan telah terdaftar melakukan kegiatan hilirisasi di Kementerian ESDM. Kegiatan hilir dapat meliputi gasifikasi batubara, peningkatan batubara, kokas, hingga pembuatan briket.

Research & Consulting PT Infovesta Utama Nicodimus Anggi mengatakan perusahaan yang melakukan kegiatan hilir akan meringankan bebannya. Karena perusahaan tidak perlu membayar biaya penarikan lagi.

“Hal ini dapat mendorong peningkatan kinerja perusahaan. Kebijakan ini tentunya akan membuat penerbit memiliki keunggulan kompetitif dibanding penerbit yang belum melakukan hilirisasi dan akan menarik lebih banyak investor,” kata Nico kepada Katadata.co.id, Selasa (3/1).

Harga batu bara global diperkirakan masih akan naik tahun ini, namun kemungkinan besar tidak akan semenarik tahun 2022.

“Kenaikan harga batu bara diperkirakan didorong oleh tingginya permintaan selama musim dingin, konflik geopolitik Rusia-Ukraina, serta dibukanya kembali China yang berpotensi mendorong permintaan komoditas global lebih tinggi karena China merupakan komoditas terbesar dunia. pengguna,” lanjut Nico.

Nico pun merekomendasikan beberapa saham batu bara untuk dibeli yaitu PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) dengan target resistance 1.225 dan support 1.050, PT Indika Energy Tbk (INDY) dengan target resistance 2.870 dan support 2.670, serta PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dengan target resistance 3.840 dan support 3.660.

Sementara itu, Analis Henan Putihrai Securities Ezaridho Ibnutama memberikan peringkat overweight pada industri batu bara termal Indonesia. Pasalnya, perusahaan batu bara Indonesia diuntungkan dari lonjakan ASP tersebut.

Selain itu, Indonesia merupakan pemasok global yang dapat diandalkan karena produksinya tidak terlalu terpengaruh oleh La Nina, tidak seperti Australia.

“Kemudian industri thermal coal Indonesia sudah memiliki pasar di Asia dan Eropa pada paruh kedua 2022 akibat tensi geopolitik di Eropa,” kata Ezar dalam risetnya. Saham pilihan Ezar adalah PT Indika Energy Tbk (INDY) sebagai top pick dengan target harga Rp 3.700. Pasalnya, puncak harga batu bara yang terjadi tahun ini akan turun dan harga batu bara tahun depan akan stabil.

“INDY telah mengurangi ketergantungan terhadap batu bara dan fokus pada bisnis energi hijau, seperti kendaraan listrik (EV),” kata Ezar.