liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
master38
Sentul City Bidik Dana Rp 5 Triliun via Rights Issue, Simak Jadwalnya

Pengembang penerbit properti, PT Sentul City Tbk (BKSL) akan menggelar tambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Dalam aksi korporasi ini, Sentul City menargetkan perolehan dana hingga Rp 5,03 triliun.

Mengutip keterbukaan informasi yang disampaikan manajemen BKSL kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (20/1), perseroan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 100,62 miliar saham biasa seri D dengan nilai nominal Rp 50 per saham.

Harga rights issue ditetapkan Rp 50 per saham. Dengan demikian, Sentul City berpotensi meraup dana segar senilai Rp5,03 triliun.

Dalam prospektus, setiap pemegang dua saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 31 Januari 2023 pukul 16.00 WIB memiliki tiga Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu.

Setiap HMETD berhak membeli 1 saham baru yang ditawarkan dengan harga pelaksanaan Rp 50 per saham yang harus dibayar lunas pada saat pemesanan pelaksanaan HMETD.

Manajemen menjelaskan bahwa apabila saham yang ditawarkan dalam PUT V tidak diambil atau dibeli seluruhnya oleh pemegang HMETD, maka sisa saham akan dialokasikan kepada pemegang HMETD lainnya yang telah mengambil bagian lebih dari haknya sebagaimana tercantum dalam daftar pemegang HMETD, secara proporsional. dasar. jumlah pemegang HMETD. menggunakan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu,

Apabila setelah alokasi tersebut masih terdapat sisa saham yang ditawarkan, maka PT Sakti Generasi Perdana sebagai pembeli siap setuju untuk mengambil sebagian dari sisa saham yang tidak diambil oleh pemegang saham sebanyak 47.617.785.504 saham atau setara dengan sekitar 47,32% dari saldo. persediaan.

Dengan harga yang sama dengan harga eksekusi PUT V Perseroan. Sedangkan jika dihitung nilai sisa saham seluruhnya adalah Rp 2,38 triliun.

PT Sakti Generasi Perdana berencana melaksanakan HMETD yang dimilikinya sebanyak 53.007.556.119 saham atau setara 52,68% dari total penawaran Rp 2,65 triliun.

Sentul City direncanakan menggunakan dana rights issue sekitar Rp 916,35 miliar untuk melunasi utang. Kemudian sekitar 0,87 persen akan digunakan untuk tambahan penyertaan modal di PT Sukaputra Graha Cemerlang yang selanjutnya akan digunakan untuk pembayaran utang kepada Queen Bridge Investment Ltd terkait dengan kegiatan operasional.

Sebagian besar dana tersebut, sekitar Rp 3,31 triliun, akan digunakan untuk mengembangkan dan mengembangkan bisnis BKSL. Diantaranya melalui pembelian tambahan cadangan lahan strategis baru di beberapa lokasi di Bogor, Jawa Barat.

Sedangkan sisanya akan digunakan untuk modal kerja perseroan yang meliputi pengembangan proyek, biaya pemasaran, biaya operasional, pajak dan kegiatan operasional lainnya.

Berikut jadwal sementara rights issue Sentul City:

Tanggal Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa: 1 April 2022 Tanggal Efektif Pernyataan Pendaftaran dari OJK: 18 Januari 2023 Tanggal Terakhir Perdagangan Saham Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (double right) di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 27 Januari 2023, Pasar Tunai: 31 Januari 2023 Tanggal Dimulainya Perdagangan Non-HMETD (ex-rights) di Pasar Bersama dan Pasar Negosiasi: 30 Januari 2023, dan Pasar Tunai: 1 Februari 2023 Record Date untuk HMETD: 31 Januari 2023